Monday, May 23, 2016

sejarah recording musik

PART 1


Alat perekam suara pertama yaitu Phonoautograph penemuan Leon Scott telah ada sebelum Phonograph penemuan Thomas Alpha Edison yang digunakan untuk mempelajari gelombang suara pada tahun 1857. namun alat tersebut tidak digunakan untuk mereproduksi hasil rekaman tersebut. Phonograph diciptakan seiring dengan pengembangan perangkat telepon pada tahun 1870-an dan pada saat itulah Edison mendapat ide untuk mencetak pesan telepon di atas kertas berlapis wax manggunakan alat elektromagnetik. Setelah penemuan tersebut, bermunculan alat perekam lain sepertiGraphophone dan perusahaan lain yang membuatnya. Para ilmuwan meyakini bahwa alat tersebut dibuat pada 9 April 1860 oleh ilmuwan Perancis, Edouard-Leon Scott de Martinville.
Edouard-Leon Scott de Martinville merekam suara menggunakan alat bernamaphonautograph yang memindahkan gelombang suara ke dalam selembar kertas yang dihitamkan dengan asap lampu minyak. Untuk memutar rekaman itu sendiri, para ahli membuat alat pemindai digital beresolusi sangat tinggi. Dengan pemindai digital itu para ahli dapat membaca gelombang suara yang dihasilkan Edouard-Leon Scott de Martinville tersebut. Hasilnya, terdengarlah rekaman seseorang bernyanyi: ‘Au clair de la lune, Pierrot repondit‘. Edouard-Leon Scott de Martinville sendiri tidak bisa memutar ulang rekaman yang ia buat tersebut, baru pada tahun 1888 Thomas Alpha Edison dapat membuat alat yang dapat merekam sekaligus dapat memutar kembali suara yang direkam.
Pada tahun 1894, Emir Berliner mencetuskan ide untuk mencetak suara di atas piringan dan bukan silinder dengan alas an lebih mudah direproduksi. Ide piringan inilah yang berkembang menjadi disc yang kita kenal sekarang ini.
Phonograph, graphophone dan alat perekam lainnya adalah alat mekanik sampai tahun 1920 dikembangkan player dengan built in speaker yang mengizinkan pemutaran hasil rekaman dapat lebih keras suaranya. Hingga akhir perang dunia II, phonograph atau dikenal juga dengan gramaphone adalah satu-satunya alat perekam dan playback yang umum digunakan, tetapi zaman sudah mulai berubah. Hollywood mulai mengambil peranan dalam perkembangan rekaman dengan menggunakan suara di film.

Tape Recording
Pada akhirnya, pengembangan tape recording yang menggantikan phonograph danrecording optical, karena lebih mudah dan biayanya yang lebih terjangkau. Tape mulai populer tahun 1950-an. Perkembangan tape recorder ini membawa perubahan yang pesat dalam membuat musik. Karena dengan tape, proses edit menjadi lebih mudah, pemberian efek fade in dan fade out bisa dilakukan. Jika sebelumnya seorang artis harus membawakan lagu dengan sempurna saat direkam, dengan adanya tape recording, proses penambalan dan edit yang lebih mudah, berbagai kesalahan dapat diperbaiki dengan mudah.

Multitrack Recording
Pada tahun 1940-an mulainya eksperimen dengan menggunakan multitrack recording yang terus berkembang menjadi lebih rumit hingga tahun 1960-an. Dengan adanya multitrack recording, teknik merekam dengan memisahkan grup artis dapat dilakukan. Efek lain yang ditimbulkan oleh multitrack recording ini adalah munculnya suara stereo. Para insiyur suara pada tahun 1930-an mulai bereksperimen dengan merekam menggunakan 2 microphone, 2 amplifier, dan 2 speaker yang menyebabkan efek aural yang menyenangkan. Pada tahun 1960-an, 8 track player yang biasa diasosiasikan dengan player untuk mobil menjadi sangat popler namun segera mati dan digantikan oleh kaset.
Tahun 1963 Philips mengenalkan Compact audio cassette atau yang lebih kita kenal sebagai kaset sebagi media penimpan audio baru. Perusahaan yang berbasis di Eindoven Belanda ini baru menjual massal penemuan mereka ini pada tahun 1965, kemudian pada tahun 1971, Advent Corporation memperkenalkan Model 201 tape deck yang merupakan ibu dari tapeyang selama ini kita kenal. Dalam perkembangan berikutnya pada awal dekade 1980-an lahirlah Walkman yang dibuat oleh perusahaan elektronik dari Jepang yaitu Sony. Perusahaan ini membuat alat pemutar kaset portable yang ukurannya tak lebih dari ukuran kotak makan.

Digital Recording
Mulai tahun 1980-an teknologi digital recording mulai berkembang. Tahun 1984 Sony memperkenalkan Compact Disk CD yang berbentuk seperti cakram kecil dengan lubang ditengahnya. Ide dari pembuatan CD ini adalah merampingkan bentuk media penyimpan musik populer selama ini yaitu kaset yang dirasa terlalu besar. Disamping itu pengenalan CD ini juga bertujuan untuk membuat kualitas audio yang dihasilkan menjadi lebih baik selain kepraktisan dalam penyimpanan.
Lahirnya CD kemudian diikuti oleh lahirnya VCD dan DVD yang dapat menyimpan bentuk visual bergerak selain dapat menyimpan bentuk audio. Lahirnya CD dan perkembangannya tidak dapat dipungkiri merupakan awal dari revolusi musik digital karena data-data yang disimpan dalam CD adalah data-data audio dalam format digital. Dan pada tahun 1990-an, budaya rekaman sudah mencapai era yang sangat berubah dari budaya awal. Denagn segala kemudahan menggunakan peralatan multimedia, dengan semuanya sudah berupa file digital,hobbyist dan pemakai komputer biasa sudah bisa merekam dan mengedit materi digital dan me-mixingnya. Musical Instrument Digital Interface (MIDI) juga mengubah bagaimana musik dibuat. Format Audio Digital sendiri banyak sekali macamnya, seperti WAV, AAC, WMA, Ogg Vorbis, Real Audio, MIDI dan tentu saja yang paling populer adalah MP3.
MP3 yang secara teknis disebut MPEG 1 Audio Layer3 lahir dari kerjasama antara tim dari Fraunhofer Institute Jerman dan Digital Audio Broadcasting (DBA). Proyek mereka ini diberi nama EUREKA EU147. Kerjasama yang dimulai pada tahun 1985 ini ide besarnya adalah membuat format audio yang serealistik mungkin dengan ukuran file yang sekecil mungkin. Tim yang diketuai oleh Profesor Dieter Seitzer dan Profesor Heinz Gerhauser akhirnya menemukan algoritma yang dapat menangkap berkas suara yang tidak tertangkap telinga. Berkas suara ini sendiri dapat dimampatkan sebesar 1/10 dari ukuran semula. Algoritma yang bernama ISO-MPEG Audio Layer-3 (IS 11172-3 dan IS13818-3) ini kemudian distandarisasi secara global dengan Moving Picture Experts Group (MPEG) agar dapat diterima secara internasional.
Ditahun 1995 tim dari Fraunhofer Institute Jerman membuat Wimplay yang merupakan pemutar musik versi Windows yang bisa memecah algoritma MP3 sehingga dapat dinikmati secara reltime. Wimplay inilah yang menjadi cikal bakal Media player yang terdapat di Personal Computer.Dalam perkembangannya berikutnya lahirlah iPOD yang merupakan pemutar MP3 portable yang digagas oleh Steve Jobs yang merupakan CEO Apple inc.
Perkembangan teknologi dari masa ke masa tidak dapat dipungkiri memberi dampak bagai pedang bermata dua. Di satu sisi perkembangan teknoloi pemutar musik kesempatan bagi tersebarnya produk-produk musik secara luas kepada penikmatnya. Disisi lain pembajakan musik menjadi hal yang sangat mengkhawatirkan bagi perkembangan industri musik sendiri, dalam hal ini dapat dikatakan industri teknologi informasi bisa menjadi madu sekaligus racun bagi industri musik 

JAZZ


Meskipun banyak upaya telah dilakukan untuk menentukan jazz dari sudut pandang di luar jazz, seperti menggunakan sejarah musik Eropa atau musik Afrika, kritikus jazz Joachim Berendt berpendapat bahwa semua upaya tersebut tidak memuaskan. Salah satu cara untuk berkeliling masalah definisi adalah untuk mendefinisikan "istilah" jazz lebih luas. Berendt mendefinisikan jazz sebagai bentuk "seni musik yang berasal dari Amerika Serikat melalui konfrontasi orang kulit hitam dengan musik Eropa", ia berpendapat bahwa jazz berbeda dari musik Eropa dalam jazz yang memiliki hubungan "Khusus untuk waktu, yang didefinisikan sebagai 'ayunan', sebuah spontanitas dan vitalitas produksi musik di mana improvisasi memainkan peran" dan "Kemerduan dan cara ungkapan yang cermin individualitas dari musisi jazz lakukan."
Travis Jackson juga mengusulkan definisi yang lebih luas yang mampu mencakup seluruh era yang berbeda secara radikal: ia menyatakan "Jazz adalah musik yang mencakup kualitas seperti berayun, improvisasi, interaksi kelompok, mengembangkan sebuah suara individu dan menjadi terbuka untuk kemungkinan musik yang berbeda." Krin Gabbard mengklaim bahwa "Jazz adalah membangun atau kategori yang sementara buatan, masih berguna untuk menunjuk sejumlah musik dengan cukup umum harus dipahami sebagai bagian dari sebuah tradisi yang koheren."
Sementara jazz mungkin sulit untuk menentukan improvisasi jelas salah satu elemen kunci. Awal blues pada umumnya terstruktur sekitar pola panggilan-dan-respon yang berulang, unsur umum dalam tradisi lisan Afrika Amerika. Suatu bentuk musik rakyat yang meningkat di bagian dari lagu kerja dan bidang hollers Hitam pedesaan, blues awal juga sarat improvisasi. Fitur-fitur ini mendasar dengan sifat jazz.
Dalam unsur-unsur musik klasik Eropa, interpretasi, ornamen dan pendampingan kadang-kadang kiri ke kebijaksanaan yang berprestasi itu, tujuan utama adalah pemain memainkan komposisi seperti yang tertulis.
Dalam jazz, pemain ahli akan menafsirkan sebuah lagu dengan cara yang sangat individu, tidak pernah memainkan komposisi yang sama persis dengan cara yang sama dua kali. Tergantung kreatifitas pemain dan pengalaman pribadi, interaksi dengan sesama musisi atau bahkan anggota audiens, seorang musisi jazz atau pemain dapat mengubah melodi, harmoni. Musik klasik Eropa sering dikaitkan sebagai media komposer. Di mana Jazz, sering ditandai sebagai produk kreativitas egaliter, interaksi dan kolaborasi. Menempatkan nilai yang sama pada kontribusi dari komposer dan pelaku.
Di New Orleans dan Dixieland, pemain jazz bergantian bermain melodi, sementara countermelodies yang lain berimprovisasi. Dalam era swingbig band hadir untuk lebih mengandalkan musik yang diatur: pengaturan dapat tertulis atau kerap dipelajari dan dihafal oleh telinga - karena kerap banyak artis jazz awal tidak bisa membaca musik. Individu solois akan berimprovisasi dalam pengaturan ini. Kemudian, fokus bergeser ke arah kelompok kecil dan pengaturan minimal; melodi (dikenal sebagai pimpinan "") akan mengarahkan secara singkat pada awal dan akhir bagian, namun inti dari kinerja akan menjadi serangkaian improvisasi dalam tengah. Kemudian gaya jazz seperti jazz modal meninggalkan gagasan ketat kemajuan akord, yang memungkinkan individu musisi berimprovisasi secara lebih bebas dalam konteks skala atau modus tertentu. Avant-garde dan idiom jazz dibebaskan bahkan memanggil, meninggalkan chords, sisik dan meter berirama.
Telah lama perdebatan di komunitas jazz atas definisi dan batasan "jazz". Meskipun perubahan atau transformasi jazz oleh pengaruh baru awalnya sering dikritik sebagai hinaan, Andrew Gilbert berpendapat "jazz memiliki kemampuan untuk menyerap dan mengubah pengaruh dari gaya musik yang beragam." Sementara beberapa penggemar jenis jazz tertentu berpendapat, definisi sempit yang mengecualikan berbagai jenis musik juga dikenal sebagai "jazz". Musisi jazz sendiri sering enggan untuk mendefinisikan musik yang mereka mainkan. Duke Ellington menyimpulkannya dengan mengatakan, "Ini semua musik." Beberapa kritikus bahkan menyatakan bahwa musik Ellington bukanlah jazz karena diatur dan mengatur. Pada sisi lain teman Ellington, Earl Hines's dua puluh solo "versi transformatif" komposisi Ellington (Earl Hines dimainkan Duke Ellington dicatat pada tahun 1970) yang dijelaskan oleh kritikus jazz, New York Times, Ben Ratliff, "Sebagai contoh yang baik dari proses jazz sebagai sesuatu di luar sana."
Bentuk orientasi komersial atau popularitas yang mempengaruhi musik jazz dikritik, setidaknya sejak munculnya Bop. Penggemar jazz tradisional telah menghentikan Bop, jazz tahun 1970-an [era fusi dan banyak lain] dianggap sebagai periode penurunan nilai komersial dari musik. Menurut Bruce Johnson, musik jazz selalu memiliki ketegangan "antara jazz sebagai musik komersial dan bentuk seni." Catatan Gilbert adalah sebagai "Gagasan tentang kanon jazz adalah berkembang, "prestasi masa lalu" dapat menjadi istimewa atas kreativitas istimewa dan inovasi seniman". Kritikus jazz Gary Giddins berpendapat bahwa "Jazz semakin dilembagakan dan didominasi oleh industri hiburan besar, sehingga jazz menghadapi masa depan berbahaya kehormatan dan penerimaan tertarik." David Ake, memperingatkan bahwa "Penciptaan norma dalam jazz dan pembentukan tradisi jazz, mungkin mengecualikan atau mengesampingkan yang lebih baru, avant-garde bentuk jazz." Kontroversi juga muncul dari bentuk-bentuk baru jazz kontemporer yang dibuat di luar Amerika Serikat dan berangkat secara signifikan dari gaya Amerika. Di satu pandangan mereka merupakan bagian penting dari pengembangan jazz saat ini, di sisi lain mereka kadang-kadang dikritik sebagai penolakan terhadap tradisi jazz penting.
Asal-usul dari kata jazz adalah salah satu yang paling dicari dalam bahasa Inggris Amerika modern. Bunga intrinsik Kata - American Dialect Society menamakannya Kata Abad Duapuluh - dan telah menghasilkan penelitian yang cukup besar, dan sejarahnya dengan baik didokumentasikan. Seperti dijelaskan lebih rinci, jazz dimulai sebagai istilah slang Pantai Barat sekitar tahun 1912, yang berarti 'yang bervariasi' tetapi tidak mengacu pada musik atau seks. Jazz datang dari musik jazz di Chicago sekitar tahun 1915. Jazz dimainkan di New Orleans sebelum waktu itu, tapi tidak disebut dengan jazz.
Tulisan kata Jazz yang paling awal pertama kali terlihat di ajang bisbol di San Francisco pada tahun 1913. "Jazz diperkenalkan ke San Francisco pada 1913 oleh William (Spike) Slattery, editor olahraga Call dan disebarkan oleh pemimpin-band bernama Seni Hickman itu tercapai. Muncul di Chicago pada 1915, namun tidak mendengar di New York sampai setahun kemudian. Salah satu penggunaan yang dikenal pertama dari kata jazz, muncul pada 3 Maret 1913, dalam artikel bisbol di Bulletin San Francisco oleh ET "Scoop" Gleeson.

Saturday, May 21, 2016

tokoh musik indonesia



RUMAH BELAJAR – Saridjah Niung atau Biasa dikenal dengan Ibu Sud lahir di Sukabumi, Jawa Barat pada 26 Maret 1908 – meninggal tahun 1993. Ibu Sud adlh seorang pemusik, guru musik, pencipta lagu anak-anak, penyiar radio, dramawan dan seniman batik Indonesia.
PART 6

Ibu Soed dikenal sebagai tokoh musik tiga zaman (Belanda, Jepang, Indonesia). Kariernya di bidang musik bahkan sudah dimulai jauh sebelum kemerdekaan Indonesia. Suaranya pertama kali disiarkan dari radio NIROM Jakarta periode 1927-1928.
Setelah Tamat pendidikan diHKS Bandung, Ibu Soed kemudian menjadi guru musik di HIS Petojo, HIS Jalan Kartini, & HIS Arjuna. Selain mencipta lagu Ibu Soed juga pernah menulis naskah sandiwara dan mementaskannya. Operette Balet Kanak-kanak Sumi di Gedung Kesenian Jakarta pada tahun 1955 bersama Nani Loebis Gondosapoetro sebagai penata tari dan RAJ Soedjasmin sebagai penata musiknya.
Ibu Soed juga membentuk grup Tonil Amatir yang dipentaskan utk menggalang dana untuk acara penginapan mahasiswaClub Indonesia. Tdk hny sebagai guru & aktivis organisasi pemuda, tetapi jg berperan dlm berbagai siaran radio sbg pengasuh siaran anak-anak (1927-1962).
Krn reputasinya yg aktif dlm pergerakan Nasional, pada tahun 1945 Ibu Soed pernah menjadi sasaran aksi penggeledahan oleh pasukan Belanda. Rumah Ibu Soed di Jalan Maluku No. 36 Jakarta saat itu sudah dikepung oleh pasukan Belanda. Namun tetangga Ibu Soed yg seorang Belanda meyakinkan mereka bahwa mereka salah sasaran, karena profesi Ibu Soed hanyalah pencipta lagu dan suaminya hanyalah pedagang.
Ibu Soed dikenal piawai dlm seni batik. Atas karya & pengabdiannya, Ia menerima penghargaan Satya Lencana Kebudayaan dari pemerintah & MURI.Sebagai pemusik yang mahir memainkan biola, Ibu Soed turut mengiringi lagu Indonesia Raya bersama W.R. Supratman
Lagu2 Ibu Soed, menurut Pak Kasur, salah seorang rekannya yg jg tokoh pencipta lagu anak2, selalu mempunyai semangat patriotisme yg tinggi. Contoh lagu anat2 ciptaan Ibu Sud : Hai Becak, Burung Kutilang, dan Kupu-kupu. Dan Lagu nasional Berkibarlah Benderaku dan Tanah Airku. (sumber: Indonesiaberdendang.com)

tokoh musik indonesia

PART 5


Biografi Anang Hermansyah Seorang Seniman Musik Indonesia-Anang Hermansyah dilahirkan pada tanggal 18 Maret 1969 di kota Jember Jawa Timur. Anang Hermansyah saat ini adalah salah satu anggota DPR RI yang merupakan perwakilan dari fraksi PAN. Anang Hermansyah telah duduk di posisi tersebut dari tanggal 2 Oktober 2014. Namun, sebelum terjun di dunia politik, Anang Hermansyah lebih dikenal sebagai musisi, produser music dan bahkan penyanyi. Bahkan Anang Hermansyah sempat menjadi juri di sebuah ajang pencarian bakat Indonesian Idol dari tahun 2007.
Anang Hermansyah juga lebih dikenal sebagai mantan suami dari Diva Indonesia Krisdayanti. Karena Anang Hermansyah lah yang telah mengorbitkan Krisdayanti hingga terkenal sampai saat ini. namun, meskipun pernikahan pasangan ini telah lama berlangsung yaitu sejak tanggal 22 Agustus 1996 hingga pasangan Anang Hermansyah dan Krisdayanti ini telah dikaruniai dua orang anak perempuan dan lelaki yaitu Titania Aurelie Hermansyah dan yang lelaki bernama Azriel Akbar Hermansyah.
Hingga akhirnya banyak sekali gossip yang mengatakan bahwa Krisdayanti telah berselingkuh dan akhirnya setelah tiga belas tahun pernikahan mereka, akhirnya talak dijatuhkan pada Agustus 2009 dan pasangan ini secara resmi bercerai sesuai hokum yang berlaku di bulan November 2009. Kedua anak Anang Hermansyah dan Krisdayanti memutuskan untuk ikut dengan ayahnya. Kabar bahagia akhirnya datang dan Anang Hermansyah berhasil menikahi Ashanty di 112 Mei 2012.
Anang Hermansyah mengenyam pendidikan di sekolah menengah atas di kota Jember kemudian Anang Hermansyah membentuk grup band. Anang Hermansyah mulai menyukai music sejak saat itu. Ketika Anang Hermansyah melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Bandung Universitas Islam Bandung, Anang Hermansyah masuk ke dalam sebuah sanggar yagn dikelola oleh Doel Sumbang.
Kemudian di tahun 1989, Anang Hermansyah pindah ke Jakarta dan bertemu dengan Pay Siburian yang merupakan gitaris BIP (ketika itu merupakan salah satu anggota Slank). Sejak Anang Hermansyah berkenalan dengan Pay Siburian, Anang Hermansyah mulai mengenal Gag Potlot dan akhirnya masuk ke dalam grup band Kidnap. Dengan grup ini, Anang Hermansyah akhirnya dapat meluncurkan album Katrina di tahun 1993.
Namun akhirnya, Anang Hermansyah bersolo karir dan berhasil merilis beberapa album yaitu Lepas, Melayang, Biarlah dan Tania. Kemudian dengan mantan istri Krisdayanti Anang Hermansyah merilis album Kasih, Buah hati, makin Aku Cinta dan Cinta. Kemudian Anang Hermansyah lebih sibuk mengurus segala kepentingan di belakang panggung untuk Krisdayanti.
Dan akhirnya setelah berpisah, Anang Hermansyah mengeluarkan album solonya Separuh Jiwaku Pergi. Tidak hanya itu, Anang Hermansyah juga mengeluarkan single lagunya berjudul Jangan Memilih Aku dengan seorang penyanyi wanita bernama Syahrini. Dengan lagu ini, nama Anang Hermansyah kembali menjadi lebih bersinar dan teman duetnya pun menjadi sangat terkenal hingga saat ini. setelah sukses dengan lagu tersebut, pasangan duet ini kembali mengeluarkan single Cinta Terakhir.
Namun, di tahun 2011 Anang Hermansyah mencari teman duet lainnya yaitu Ashanty. Dengan pasangan duet barunya ini Anang Hermansyah berhasil merilis album dengan judul Jodohku dan berisi dua lagu yang cukup popular berjudul Jodohku dan yang kedua berjudul Menentukan Hati.
Telah diketahui sebelumnya bahwa anak merupakan sosok dibalik kesuksesan Krisdayanti, selain menjadi produser Anang Hermansyah juga menjadi penulis lagu. Anang Hermansyah memiliki sebuah studio bernama studio hijau. Anang Hermansyah membuat sebuah konser milik 3 Diva yang tersiri dari Titi DJ, Ruth Sahanaya dan Krisdayanti yang merupakan mantan istrinya dan akhirnya konser ini sangat sukses.
Anang Hermansyah juga sempat menjadi seorang produser untuk film Susahnya jadi perawan yang dimainkan oleh Nova eliza, Al Fathir Muchtar, Restu sinaga, Tio pakusadewo, alm Olga syahputra dan juga Julia Perez. Anang Hermansyah juga menbuat portal music Independent music portal yang menjual karya musisi senior atau baru bersama teman-temannya Abdee Negara, Triawan dan Indra Lesmana

tokoh musik indonesia

PART 4

Biografi Ahmad Dhani- Siapa sih yang tidak kenal sosok yang satu ini, Ahmad Dhani yang dikenal sebagai pentolan grub Dewa 19. Dia adalah musisi yang cerdas dan percaya diri. Kehidupan pribadinya sama menariknya dengan prestasi-prestasi yang diraihnya sehingga tidak heran jika Ahmad Dhani sekeluarga menjadi orang-orang yang paling dicari oleh media dan masyarakat. 

Kehidupan Awal
Bernama lengkap Ahmad Dhani Prasetyo, dia lahir di Surabaya, Jawa Timur, 26 Mei 1972. Ahmad Dhani adalah anak pertama dari tiga bersaudara dari pernikahan antara seorang ayah Sunda Eddy Abdul Manaf, seorang diplomat, dengan Joyce Theresia Pamela Kohler, seorang Indonesia keturunan Yahudi Ashkenazi. Kakeknya, Jan Pieter Friederich Kohler adalah keturunan Yahudi Ashkenazi lahir di Hindia Belanda pada tahun 1883. Kakak tiri Dhani, Dadang S. Manaf adalah musisi Indonesia dan merupakan pengaruh besar pada minat musik Dhani sejak masa kecilnya. Ayah Dhani membelikannya keyboard ketika ia masih muda dan membayar untuk les musik, sangat membujuk dia dan berharap bahwa Dhani akan unggul dalam hal musik klasik. Dia sangat terinfluence oleh band rock Inggris Queen.

PERNIKAHAN
Kehidupan rumah tangga Dhani  menarik perhatian banyak orang. Menikah dengan Maia Estianty pada awal 1994, mereka dikaruniai tiga orang anak, yaitu Ahmad Al Gazali, El Jalaluddin Rumi, dan Ahmad Abdul Qodir Jaelani yang kesemuanya diambil dengan dasar kekaguman Dhani terhadap para tokoh filsuf tersebut.


 Namun biduk rumah tangga Dhani-Maia mulai kisruh pada akhir 2006. Selama konflik rumahtangganya dengan Maia Estiaty terjadi, Dhani mengancam istrinya agar keluar dari Ratu dan memperbaiki rumahtangganya. Dhani menuduh Maia terlalu sibuk dan menelantarkan anak-anak mereka.

Perseteruan panjang di media dan pengadilan agama berakhir dengan perceraian keduanya pada 23 September 2008. Hak asuh ketiga anak mereka, Al, El, dan Dul jatuh ke tangan Maia. Meski hak asuh anak jatuh ke tangan Maia, namun ketiga putra hasil pernikahannya dengan Maia masih tinggal bersama Dhani. Dhani mengaku akan mengajukan banding untuk merebut hak asuh anak mereka. Kini, walau hak asuh anak mereka jatuh ke tangan Maia, namun, Al, El, dan Dul masih berada di tangan Dhani. 

Dhani tak perlu menunggu lama untuk mendapat tambatan baru setelah menyandang status duda. Pasca bercerai, Dhani mengatakan telah menikah lagi. Tak tanggung-tanggung, Dhani mengaku menikahi empat orang istri sekaligus. Ia memang artis yang mendukung secara tegas dan berniat menerapkan poligami. Keputusan itu ia ambil setelah mendapat restu dari ketiga anak-anaknya.
Dalam berbagai kesempatan, Dhani sering sesumbar bahwa dirinya telah memiliki empat orang istri setelah berpisah dari Maia. Siapa sajakah wanita yang Dhani nikahi? Menurut kabar, Dhani menikahi seorang wanita bernama Yuni yang masih berstatus istri orang.  Kontroversi lainnya adalah Dhani mengaku telah menikah siri dengan Mulan Jameela, yang akhirnya terkuak kebenarannya pada tahun 2013setelah munculnya gadis kecil bernama Safeea yang merupakan hasil pernikahan mereka.

Perjalanan Karir
Kepiawaianya bermain musik dimulai sejak SMP. Dhani bersama tiga sahabatnya, Andra Junaidi, Erwin Prasetya, dan Wawan Juniarso membentuk grup band Down Beat di SMPN 6 Surabaya pada 1986 silam. Band ini merupakan cikal bakal grup Dewa 19.

Setelah sempat bergonta-ganti personel dan lulus sekolah menengah atas, selain itu juga karena tidak ada studio yang memadai di Surabaya, pada tahun 1991 Ahmad Dhani hijrah ke Jakarta untuk mencari perusahaan rekaman yang akan melabeli Dewa 19. Dengan modal seadanya, Dhani menginjak rimba ibukota, gentayangan dari satu perusahaan rekaman ke perusahaan rekaman lain menggunakan bus kotaDewa 19  hijrah ke Jakarta, tepat  tahun 1992. Setelah sempat ditolak sejumlah label, akhirnya dhani dilirik oleh Jan Djuhana dari Team Records.

Dewa meluncurkan album perdana bertitel Dewa 19. Single dalam album Dewa 19 (1992) sukses dan membuahkan beberapa hits seperti 'Kangen' dan 'Kita Tidak Sedang Bercinta Lagi'.

Album Dewa 19 tercatat sebagai albumTERLARIS pada 1993 dan diganjar predikat  sebagai pendatang baru terbaik. Kesuksesan Dewa 19 berlanjut pada album-album berikutnya, yaitu Format Masa Depan (1994), Terbaik Terbaik (1995), Pandawa Lima (1997), The Best Of Dewa 19 (1999), Bintang Lima (2000), Cintailah Cinta (2002), Atas Nama Cinta I & II (2004), Laskar Cinta (2004), Republik Cinta (2006), dan Kerajaan Cinta (2007).  Selama perjalanan itu, personil Dewa 19 berganti beberapa kali, namun grup ini tetap eksis dalam seni musik Indonesia.




Selain di Dewa 19, Dhani juga membentuk beberapa band lain. Pada 1997, Dhani membentuk Ahmad Band, yang mempopulerkan 'Kuldesak' dan 'Aku Cinta Kau Dan Dia'. Dhani membentuk band The Rock setelah bertemu dengan tiga anggota band Hospital The Musical, yaitu Clancy Alexander Tucker, Zachary Haidee-Keene, Michael Bennett di Studio 301, Sydney  Australia.  Agustus 2007, album pertama The Rock bertajuk Master Mister Ahmad Dhani I mencetak single 'Munajat Cinta'.

Selain berada di balik kesuksesan beberapa band, Dhani sukses memproduseri Reza Artamevia sebagai penyanyi pada 1997. Sejak saat itu, Dhani mulai memproduseri artis lain, dan melahirkan bakat-bakat baru dalam dunia musik.

Banyak talenta baru di dunia musik Indonesia lahir dari didikan dan tangan dingin Dhani. Setelah The Virgin, Dhani kembali mengorbitkan band baru The Moon dan band dengan personil tiga anak lelakinya, Lucky Laki serta beberapa band baru lainnya. Dalam sebuah album kompilasi bertajuk New Beginning 09 yang diluncurkan awal Juni 2009, terdapat sembilan band yang tergolong baru yaitu The Virgin, The Law, Lucky Laki, The Moon, Zewex and  The Cuncuzna, Airplay, Rafflesia, Kamusuka, dan Tiramizu

sumber :http://www.blog-artikel.com/2014/07/biografi-ahmad-dhani-artis-musisi.html